APLIKASI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK) DALAM PEMBELAJARAN IPA
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Selamat datang di blog saya. Senang sekali rasanya kali ini dapat saya bagikan sebuah materi di blog saya. Semoga bermanfaat.
Ditulis oleh : Dyah Ayu Safitri (082)
Kelas/Semester : Tadris IPA C/5
1. Di Sini Saya Menggunakan KD 3.5 Dan KD 4.4 Berdasarkan Silabus Kelas 9
|
Kompetensi Dasar |
Materi Pembelajaran |
Kegiatan Pembelajaran |
Penilaian |
Alokasi Waktu |
Sumber Belajar |
|
3.5 Memahami konsep listrik statis, muatan listrik, potensial listrik, hantaran listrik, kelistrikan pada sistem syaraf, dan contohnya pada hewan-hewan yang mengandung listrik
|
Listrik Statis · Muatan listrik · Potensial listrik · Hantaran listrik
|
Mengamati Peristiwa sehari-hari yang berhubungan dengan listrik statis, misalnya penggaris plastik yang telah digosok, dapat menarik kertas yang disobek kecil-kecil. Menanya Diskusi tentang: · Gejala listrik pada benda · Gaya listrik · Prinsip kerja elektroskop
Mengumpulkan Informasi · Gejala listrik pada benda (penggaris plastik yang bersih atau masih baru, kaca, kain sutra, kain wol, kertas yang di sobek kecil-kecil) · Gaya akibat muatan listrik (penggaris plastik yang bersih atau masih baru 2 buah 2 buah , kaca, kain sutra 2 helai, kain wol 2 helai, benang dan statif masing-masing 1 buah) · Prinsip kerja elektroskop
Menalar/Mengasosiasi · Menganalisis data untuk mendapakan konsep gejala listrik · Menganalisis data untuk mendapatkan sifat-sifat muatan listrik
Mengomunikasikan · Membuat laporan eksperimen tertulis · Mempresentasikan hasil eksperimen |
Sikap: · Observasi sikap objektif; jujur; bertanggung jawab; terbuka; kritis; dan peduli lingkungan
Pengetahuan: · Tes PG dan uraian tentang gejala listrik statis
Keterampilan: · Membuat tulisan tentang hubungan antara listrik statis dengan terjadinya petir dan cara menanggulangi agar tidak tersambar petir · Diskusi kelompok membahas hasil eksperimen listrik statis · Membuat laporan eksperimen listrik statis · Unjuk kerja Mengamati kegiatan eksperimen dan menilainya dengan menggunakan rubrik. Portofolio Kumpulan: · Laporan tertulis kelompok hasil eksperimen · Laporan (tulisan) tentang terjadinya petir dan upaya menghindari sambaran petir. |
5 JP |
· Buku paket, · Lembar kerja Praktikum · Buku atau sumber belajar yang relevan. · Media elektronik
|
|
4.4 Melakukan percobaan untuk menyelidiki muatan listrik statis dan interaksinya, serta sifat hantaran listrik bahan
|
|||||
|
|
2. Indikator Pencapaian Kompetensi Dan Tujuan Pembelajaran
a. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5.1 Menjelaskan prinsip dasar atau konsep dasar Listrik statis
3.5.2 Mengidentifikasi gelaja listrik statis yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari
3.5.3 Mengidentifikasi gejala kelistrikan dan gaya listrik pada suatu benda
3.5.4 Menganalisis suatu gaya akibat adanya muatan listrik
3.5.5 Menganalisis data yang berkaitan dengan muatan listrik dan sifat-sifatnya
3.5.6 Menentukan prosedur eksperimen dengan materi muatan listrik
4.4.1 Melakukan percobaan sesuai prosedur eksperimen yang sudah dibuat
4.4.2 Mempresentasikan hasil percobaan praktikum
b. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran kooperatif peserta didik mampu :
3.5.1.1 Menjelaskan prinsip dasar atau konsep dasar tentang listrik statis dengan baik dan percaya diri
3.5.2.1 Mengidentifikasi gelaja listrik statis yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dengan didasari mengembangkan rasa ingin tahu.
3.5.3.1 Mengidentifikasi gejala kelistrikan dan gaya listrik pada suatu benda dengan didasari rasa semangat belajar
3.5.4.1 Menganalisis suatu gaya akibat adanya muatan listrik dengan didasari saling bekerja sama satu kelompok
3.5.5.1 Menganalisis data yang berkaitan dengan muatan listrik dan sifat-sifatnya dengan didasari sikap sosial yang baik
3.5.6.1 Menentukan prosedur eksperimen dengan materi muatan listrik dengan inovatif secara berkelompok
4.4.1.1 Melakukan percobaan sesuai prosedur eksperimen yang sudah dibuat
4.4.2.1 Mempresentasikan hasil percobaan praktikum
3. Materi Pokok
Listrik Statis
a. Pengertian Listrik Statis
Listrik statis adalah suatu kumpulan muatan listrik dalam jumlah tertentu yang tidak mengalir atau tetap (statis), tapi jika terjadi pengosongan muatan akan memakan waktu yang cukup singkat. Atau definisi listrik statis yang lainnya yaitu suatu fenomena kelistrikan yang dimana muatan listriknya tidak bergerak dan biasanya terdapat pada benda yang bermuatan listrik.
Dapat dikatakan juga listrik statis timbul karena adanya fenomena dimana benda-benda yang memiliki aliran listrik saling berpautan tanpa adanya sumber daya listrik atau dengan kata lain benda tersebut dapat menghasilkan proton maupun elektron tanpa menggunakan elemen pembangkit energi listrik. Listrik statis dapat ditimbulkan oleh dua benda yang memiliki muatan listrik berbeda.
|
Bahan-bahan |
Hasil |
Proses |
|
Kaca - Kain Sutera |
Kaca (+), Sutera (−) |
Elektron dari kaca berpindah ke kain sutera |
|
Mistar plastik - Kain wool |
Mistar plastik (−), Kain wool (+) |
Elektron dari kain wool berpindah ke mistar plastik |
|
Sisir - Rambut Manusia |
Sisir (−), Rambut Manusia (+) |
Elektron dari rambut manusia berpindah ke sisir |
|
Penggaris/mistar plastik - Rambut manusia |
Penggaris (−), Rambut Manusia (+) |
Elektron dari rambut manusia berpindah ke penggaris |
|
Balon - Kain Wool |
Balon (−), Kain Wool (+) |
Elektron dari kain wool berpindah ke balon |
|
Ebonit - Kain Wool |
Ebonit (−), Kain Wool (+) |
Elektron dari kain wool berpindah ke ebonit |
b. Muatan listrik
Muatan yang sejenis akan saling tolak (plus dengan plus, minus dengan minus)
Muatan yang berlawanan jenis akan saling tarik(plus dengan minus)
Besar gaya tarik atau gaya tolak tersebut bisa ditemukan dengan rumus berikut:
F = kq1q2 / r2
Dimana
F = gaya tarik menarik atau gaya tolak menolak dalam satuan newton (N)
q1 = besar muatan pertama dalam satuan coulomb (C)
q2 = besar muatan kedua dalam satuan coulomb (C)
k = konstanta gaya coulomb yang nilainya 9 x 109 dalam satuan yang standar
Catatan :
1μC = 10−6 C = 0,000001 C (sepersejuta)
Jika menjumpai muatan negatif, tidak perlu diikutkan tanda minusnya dalam perhitungan.
c. Potensial listrik
Potensial listrik merupakan usaha yang diperlukan untuk memindahkan elektron dari satu titik ke titik lainnya yang jauhnya tak terhingga (jarak tidak berpengaruh).
V = W/Q
V = potensial listrik (V)
W = usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan (J)
Q = muatan listrik (C)
d. Hantaran listrik
Proses Induksi
materi fisika kelas 9 listrik statis
Gambar 8. Proses pemuatan benda
(sumber: physics university)
Cara untuk memindahkan elektron antara lain dengan digosok dan induksi. Perhatikan gambar 8a ketika batang bermuatan negatif dihubungkan dengan bola besi menggunakan kawat konduktor, maka muatan negatif dari batang akan pindah ke bola besi, sehingga bola besi bermuatan negatif. Ketika didekati dengan benda bermuatan negatif maka bola besi akan menjauh (gambar 8b) dan ketika didekati dengan benda bermuatan positif akan mendekat (gambar 8c). Cara pemisahan muatan seperti ini disebut dengan Induksi. Contoh lain dari induksi adalah
materi fisika kelas 9 listrik statis
Gambar 9. Proses induksi
(sumber: physics university)
Ketika bola besi netral (gambar 9a) di dekati dengan benda bermuatan negatif maka muatan positif bola besi tersebut akan tertarik ke kiri dan muatan negatif akan tertolak ke kanan (gambar 9b). Agar bola besi hanya bermuatan positif maka bola besi dihubungkan dengan konduktor ke tanah (bumi merupakan penerima elektron tak terbatas dan bersifat netral) (gambar 9c). Akhirnya bola besi menjadi bermuatan positif saja (gambar 9e).
Konduktor & isolator
Konduktor adalah benda-benda yang dapat menghantarkan muatan listrik, seperti : logam, tubuh manusia, air. Sedangkan isolator merupakan benda-benda yang sulit menghantarkan muatan listrik, seperti karet, plastik, kerta, dan busa. Perbedaan konduktor dan isolator terdapat pada susunan muatan pada benda-benda tersebut, ketika konduktor diberi muatan, maka muatan tersebut akan tersebar merata ke seluruh permukaan konduktor. Hal ini berbeda jika isolator di beri muatan, maka muatan tersebut tidak akan tersebar, ia hanya berada di tempat dimana muatan tersebut diletakkan. Perhatikan gambar berikut.
materi fisika kelas 9 listrik statis
Gambar 10. (a) susunan muatan pada konduktor setelah dimuati, (b) susunan muatan pada isolator setelah dimuati
(sumber: physics principle and problems)
4. Model, Pendekatan, Strategi, Dan Metode Pembelajaran
a. Model pembelajaran : Kooperatif (Cooperative learning)
b. Pendekatan : Scientific
c. Strategi Pembelajaran : Induktif
d. Metode Pembelajaran : eksperimen, diskusi, presentasi
5. Langkah2 Pembelajaran Yang Ditujukan Untuk Mencapai Tujuan Pembelajaran. Dan Memuat Model, Pendekatan, Strategi, Dan Metode Pembelajaran.
Persiapan Pembelajaran :
- Materi, langkah-langkah dalam menyusun materi, yaitu menentukan topik yang disajikan berupa uraian atau cerita, membuat lembar ahli untuk tiap unit materi, membuat kuis, dan membuat skema diskusi (sebagai opsi)
- Membagi peserta didik ke dalam tim
- Membagi peserta didik ke dalam kelompok ahli
- Menentukan skor awal pertama
Langkah-Langkah Pembelajaran :
|
Pertemuan Ke- |
Sintaks Cooperative Learning |
Kegiatan Pembelajaran |
|
1 |
Membaca dan memahami konsep materi listrik statis |
Guru mempersilakan pesera didik untuk membaca sekilas materi tentang muatan listrik/potensial listrik/hantaran listrik untuk menggali pengetahuan awal.
· Guru menyajikan gambar atau video berisi materi kelistrikan yang terjadi pada keihdupan sehari-hari
· Peserta didik bertanya terkait gambar atau video yang disajikan guru
· Guru membagikan lembar ahli kepada peserta didik (perkelompok) Ditujukan agar peserta didik secara berkelompok dapat menemukan konsep tentang listrik statis, muatan listrik, potensial listrik, dan hantaran listrik
· Peserta didik menjawab pertanyaan pada lembar ahli
· Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi sesuai jawaban di lembar ahli Di akhir sesi, guru memerintahkan peserta didik untuk membaca materi tentang muatan listrik, potensial listrik, hantaran listrik, dan prinsip kerja elektroskop. |
|
2 |
Tindak lanjut pertemuan pertama |
· Guru memberikan lembar ahli ke-2 pada setiap kelompok, materi terdiri dari empat topik ahli yaitu muatan listrik, potensial listrik, hantaran listrik, dan prinsip kerja elektroskop. · Masing-masing peserta didik mendiskusikan bersama dengan topik ahli yang sama. Setelah selesai berdiskusi, peserta didik dengan topik ahli 1 berkumpul satu meja dengan topik ahli dari kelompok lain untuk menjelaskan hasil diskusi bersama kelompok yang satu topik ahli. · Laporan tim, ahli kembali ke timnya masing-masing untuk mengajari topik yang mereka dapatkan dari ahli lain. |
|
|
Sesi feedback dari guru |
|
|
3 |
Kuis |
|
|
Menyusun rancangan eksperimen |
|
|
|
4 |
Memonitor peserta didik dan kemajuanrancangan eksperimen |
|
|
5 |
Menguji Hasil |
|


