Rabu, 14 Oktober 2020

(3) Warisan Budaya, Agama, Nasionalisme, Dan Ilmu Pengetahuan untuk Degredasi Berkelanjutan

 Pertemuan Keempat

Menggabungkan warisan budaya dan nilai-nilai agama di Indonesia untuk memberdayakan nasionalisme melalui ilmu pengetahuan untuk Degredasi Berkelanjutan (SESD)

Warisan budaya Indonesia dan nilai-nilai keagamaan sangat berkaitan dengan nasionalisme. Indonesia terdiri dari berbagai ras, suku, agama dan adat istiadat. Dan dilengkapi dengan sumber daya alam yang sangat melimpah. Akan tetapi di bidang pendidikan Indonesia masih butuh banyak perbaikan  untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. Banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah agar pendidikan dapat terus berkembang agar mengalami kemajuan. Sebagaimana pada Kurikulum Pendidikan Nasional Indonesia (NECL) merupakan salah satu contoh dari ilmu pengetahuan tentang sains yang mengalami perkembangan berkelanjutan. Di balik itu semua, terdapat hal yang penting dan tidak boleh ditinggalkan yaitu tentang nasionalisme. Nasionalisme sendiri adalah sikap mencintai bangsa dan negara sendiri. Apabila nasionalisme sudah tertanam dalam diri setiap orang makaakan sangat mudah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

1.     Nasionalisme dalam NECL

a.      Aturan sekolah dan tradisi

b.     Subyek kewarganegaraan

Pendidikan sains tampaknya tidak memadai untuk kebutuhan para siswa sebagai warga dalam masyarakat demokratis modern, yang seharusnya mengarah pada apa yang umumnya dianggap sebagai “literatur ilmiah”.

Desain integrasi nilai-nilai agama, kekayaan budaya bangsa Indonsesi, dan perspektif berbagai dimensi melalui SESD, dan juga bagaimana menerapkan desain.

Nilai-nilai dalam nasionalisme :

a.      Kebanggan sebagai bangsa Indonesia

b.     Menghargai jasa para pahlawan

c.      Cinta tanah air

d.     Rasa bangga terhadap berbagai hal kebudayaan

e.      Siap berkorban

f.        Memprioritaskan kepentingan publik

g.     Menerima perbedaan

Untuk menerapakan nilai-nilai nasionalisme dapat direalisasikan dengan mengelola sumber daya alam air serta mempertimbangkan aspek berkelanjutan dan Ethnokologi mengenai konservasi lingkungan. Seperti yang terjadi di Panglima Laot Aceh, Sasi di Maluku, Awig-awig di Nusa Tenggara Barat dan Bali, Petri Tuk Babon di Boyolali Jawa Tengah, dan Kenduri pohon di Sleman Yogyakarta.

Contoh budaya yang terdapat di indonesia yaitu ritual Sedekah Bumi dengan menghias hasil bumi dengan ditata seperti gunung. Terdapat juga Reog Ponorogo yang dipersemahkan sebuah tarian raksasa. Tarian raksasa yang merupakan seni untuk mengelompokkan para pemimpin. cari tentang reog ponorogo. terdapat juga Parade Sewu Kupat dan Grebeg sekaten.

2.     Implementasi SESD

a.      Menampilkan Budaya Indonesia dan Literasi keagamaan

Tuak adalah salah satu miniman keras tradisional yang sangat populer di kalangan Etnis Batak. Tapi, dalam Islam tuak adalah salah satu bentuk miuman keras (khamr) yang tidak boleh dikonsumsi. Karena minuman keras (khamr) memiliki efek negatif apabila dikonsumsi secara berlebihan.    

b.     Pendekatan tekstual dan analisis masalah

Membaca dan menganalisis penggunaan etanol sebagai bahan bakar dan potensi efek samping seperti menebang hutan hujan dan meningkatkan harga makanan.

c.      Mengklarifikasi latar belakang tentang sains

Sruktur alkohol, fermentasi, dan problem serta manfaat penggunaan alkohol sebagai bahan bakar kendaraan.

Di sisi lain, pendidikan ilmiah Tetrahedral dapat menjadi metafora yang tepat untuk menggambarkan apa yang kita nilai dalam pendidikan ilmu pengetahuan, menggarisbawahi elemen manusia dengan menempatkan penekanan baru pada dua dimensi pembelajaran ilmu pengetahuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN untuk SMP/MTs Kelas 7 || Dyah Ayu Safitri

  RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Oleh : Dyah Ayu Safitri (1810710082)   Nama Sekolah    : MTs Matholi’ul Huda Mata Pelajaran  ...